
Laporan hasil studi dukungan UNDP Indonesia di wilayah NTB dan NTT ini mengkaji hubungan antara proses perubahan iklim dengan fenomena sosial-ekonomi serta keamanan manusia (human security). Di tengah karakteristik geografis Indonesia yang rentan bencana dan keanekaragaman sosial yang tinggi, laporan ini membuktikan secara ilmiah bagaimana dampak perubahan iklim—seperti kekeringan berkepanjangan—secara tidak langsung memicu kerentanan sosial, mulai dari meningkatnya beban perempuan dalam mencari air bersih, migrasi kerja orang tua yang memicu penurunan pengawasan anak hingga berdampak pada kenakalan remaja/narkoba, hingga potensi konflik komunitas. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan integrasi antara program mitigasi-adaptasi iklim dengan program kesejahteraan sosial guna meminimalkan risiko konflik sekunder di masyarakat.