Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Strategi Pengelolaan Pertanian Lahan Kering dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan di Nusa Tenggara Timur

Deskripsi:

Strategy of dryland farm management in improving food security in East Nusa Tenggara; One of the promising opportunities but often to be neglected is the use of arable dryland suitable for food crops production, The potential of available dryland agroecosystems is quite extensive and technically suitable for agriculture. The potential land will be able to produce sufficient food if managed using effective technology and appropriate development strategies. Strategies for utilizing potential dry land are: 1) emelioration measures to improve soil quality by utilizing in-situ local resources 2) increased land productivity and sustainable commodity production of dry land sustainably, and 3) rain harvesting technology, and 4) improvement of economic infrastructure.

116 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2014
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Rupa Matheus, M. Basri, Mika S. Rompon dan Nimrod Neonufa
Penerbit: Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering Politeknik Pertanian Negeri Kupang
Lisensi: Hak Cipta Terdaftar
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 1 MB
# Hal: 13 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

40
Gender, Development and Disasters
39
Pedoman Pengintegrasian Gender dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan
38
Integrasi Pencegahan dan Penangangan Kekerasan Berbasis-Gender dalam Situasi Bencana
37
Perlindungan Perempuan Korban Bencana
36
Facing Change: Gender and Climate Change Attitudes Worldwide
35
Mengintegrasikan Gender dalam Aksi Iklim: Peluang dan Tantangan Pengarusutamaan Gender di Provinsi Sumatera Selatan
34
Toolkit "Aksi Iklim Orang Muda yang Responsif Gender di Indonesia: Panduan Praktis Implementasi Proyek Komunitas yang Inklusif
33
PEREMPUAN, ALAM, DAN JALAN PERUBAHAN: Ketika Perempuan Memimpin di Tengah Krisis Iklim
32
Laporan Kajian Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim Berdasarkan pada Pengetahuan Lokal Masyarakat di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat
31
Perubahan Iklim, Perjanjian Paris dan Nationally Determined Contribution.
Scroll to Top