Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan di Provinsi NTT

Deskripsi:

Presentasi ini menguraikan arah, strategi, dan tantangan pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam konteks RPJPD 2025–2045 dan RPD 2024–2026. Disorot berbagai isu kewilayahan seperti kemiskinan ekstrem, stunting, kerentanan bencana, dan ketimpangan infrastruktur. Materi ini juga menekankan pentingnya pengembangan komoditas unggulan, energi terbarukan, pariwisata berbasis budaya, serta sinergi antarwilayah untuk membangun daya saing ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif.

16 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2023
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Kosmas D. Lana, SH, M.Si (Sekretaris Daerah Provinsi NTT)
Penerbit: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (disampaikan dalam Forum Pembangunan Daerah 2023)
Lisensi: Publik
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 12
# Hal: 47 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

9
Indikator Adaptasi Masyarakat Terhadap Krisis Air (Studi Kasus di Palu'e, NTT dan Kembangbahu, Jawa Timur)
27
Menyiasati Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) untuk Pembangunan Desa yang Resilien
24
Peran Daerah di dalam Pencapaian Target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia
33
The landlords, the peasant, and the retention basin: Local political ecology of water management in the small island of Semau, Kupang, Indonesia
5
Carbon sink and greenhouse gas emission of dryland vegetation cover in tourism villages in Flores Island, East Nusa Tenggara, Indonesia
11
Upaya Pengurangan Risiko dan Kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor (Desa Ndito, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur)
34
Tradisi Bu’a Oring: Alternatif Penanganan Stunting Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Flores Timur
17
Laporan Pendahuluan - Penyusunan Dokumen Penilaian dan Peta Risiko Bencana di Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Tahun 2023
25
Planning the Electrification of Rural Villages in East Nusa Tenggara Using Renewable Energy Generation
6
Dari Hutan ke Politik: Studi terhadap Ekofeminisme Aleta Baun di Mollo-NTT
Scroll to Top