Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Promoting Agroforestry for Increasing Land Cover and Sustaining Livelihood through Social Forestry Schemes in Indonesia

Deskripsi:

Artikel ini membahas bagaimana praktik agroforestri dapat meningkatkan tutupan lahan dan memperkuat penghidupan masyarakat melalui skema Perhutanan Sosial di Indonesia. Studi dilakukan di tiga lokasi demplot: Hutan Desa Paru (Sumatera Barat), Kemitraan Kehutanan Cempaka (Lampung), dan Hutan Kemasyarakatan Tuar Tana (NTT). Peneliti menilai pertumbuhan tanaman, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), serta faktor sosial-ekologis yang memengaruhi keberhasilan agroforestri. Hasilnya menunjukkan bahwa Paru Village Forest memiliki tingkat survival tertinggi (>85%), didukung oleh lingkungan mikro hutan dan partisipasi komunitas yang kuat; sementara Tuar Tana memiliki survival terendah (<45%) akibat iklim semi-kering, kekeringan berkepanjangan, dan gangguan ternak. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan agroforestri sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim, pemilihan jenis yang sesuai, kapasitas kelompok tani, serta dukungan kelembagaan. Agroforestri terbukti meningkatkan ketangguhan sosial-ekologi, pendapatan masyarakat melalui komoditas multiproduk, dan konservasi lahan, sehingga efektif sebagai strategi pengurangan risiko bencana, mitigasi perubahan iklim, dan penguatan ekonomi lokal dalam skema Perhutanan Sosial

 

39 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2022
Bahasa: Bahasa Inggris
Penulis: D. Octavia, et.all
Penerbit: IOP Publishing
Lisensi: Hak Cipta Terdaftar
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 2
# Hal: 11 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

LENTING AGUSTUS (39)
Humanitarian Report: Kolaborasi dalam Bantuan Kemanusiaan Indonesia & Global
LENTING AGUSTUS (38)
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Rumah Ibadah untuk 6 Agama: Islam, Hindu, Kristen Protestan, Katolik, Buddha, Khonghucu
LENTING AGUSTUS (37)
Konseptualisasi Untuk Komunitas: Menuju Kesukarelaan Dalam Aksi Adaptasi Dan Mitigasi Bencana
LENTING AGUSTUS (36)
Pedoman Perilaku Peliputan Bencana dan Krisis di Indonesia
LENTING AGUSTUS (35)
Pengaruh Mitigasi Bencana dan Adaptasi Bencana Terhadap Resiko Bencana di Kabupaten Lombok Timur
LENTING AGUSTUS (34)
Pengukuran Dampak dan Akuntabilitas dalam Situasi Darurat
LENTING AGUSTUS (33)
Strategi Humanitarian Logistics untuk Penanganan Bangunan Rusak Post Disaster Recovery: Sebuah Sintesis Konsep dan Rekomendasi untuk Indonesia
LENTING AGUSTUS (32)
Buku Pembelajaran ALNAP: Tanggap Gempa Bumi
LENTING AGUSTUS (31)
Pedoman Pelaksanaan Respon Gizi pada Masa Tanggap Darurat Bencana
LENTING AGUSTUS (30)
Humanitarian Assistance in Disaster Situation ( A Guide for Effective Aid)
Scroll to Top