Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Multi-Hazard Risk Hotspots: A Spatial Analysis for Enhancing Tourism Sustainable-Resilience in Labuan Bajo, Manggarai Barat Regency, Indonesia

Deskripsi:

Penelitian ini memetakan risiko multibahaya (multi-hazard) secara spasial di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Menggunakan kerangka kerja Geographic Information Systems (GIS) dan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk analisis risiko bencana, para peneliti mengintegrasikan data bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity) daerah terhadap tujuh ancaman sekaligus: tsunami, gempa bumi, tanah longsor, banjir, cuaca ekstrem, kekeringan, serta kebakaran hutan/lahan. Hasil analisis spasial secara mengejutkan mengklasifikasikan seluruh wilayah Labuan Bajo ke dalam zona “risiko tinggi” (high risk), dengan konsentrasi kerentanan paling kritis berada di zona pesisir, simpul infrastruktur pariwisata (hotel/resort/pelabuhan), dan koridor permukiman padat akibat pesatnya konversi lahan yang tidak diimbangi tata ruang berbasis mitigasi. Studi ini merekomendasikan strategi ketahanan terpadu, penguatan sistem peringatan dini, solusi berbasis alam (nature-based solutions), serta rencana kontingensi bagi para pemangku kebijakan pariwisata.

15 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2026
Bahasa: Bahasa Inggris
Penulis: Osmar Shalih, M. Baiquni, dan Sudaryatno
Penerbit: BIO Web of Conferences
Lisensi: Creative Commons
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 1
# Hal: 11 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

unnamed
Laporan Situasi Kejadian Bencana Gempabumi (15 Agustus 2026, BPBD Provinsi NTT)
40
Gender, Development and Disasters
39
Pedoman Pengintegrasian Gender dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan
38
Integrasi Pencegahan dan Penangangan Kekerasan Berbasis-Gender dalam Situasi Bencana
37
Perlindungan Perempuan Korban Bencana
36
Facing Change: Gender and Climate Change Attitudes Worldwide
35
Mengintegrasikan Gender dalam Aksi Iklim: Peluang dan Tantangan Pengarusutamaan Gender di Provinsi Sumatera Selatan
34
Toolkit "Aksi Iklim Orang Muda yang Responsif Gender di Indonesia: Panduan Praktis Implementasi Proyek Komunitas yang Inklusif
33
PEREMPUAN, ALAM, DAN JALAN PERUBAHAN: Ketika Perempuan Memimpin di Tengah Krisis Iklim
32
Laporan Kajian Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim Berdasarkan pada Pengetahuan Lokal Masyarakat di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat
Scroll to Top