Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Resiliensi Masyarakat terhadap Bencana Kekeringan melalui Program Kampung Ramah Air Hujan di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Deskripsi:

Artikel ini membahas tentang Program Kampung Ramah Air Hujan (KRAH) yang diluncurkan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai respons terhadap tantangan kekeringan yang semakin parah akibat perubahan iklim dan pertumbuhan populasi. Dengan curah hujan yang rendah dan infrastruktur air yang minim, KRAH bertujuan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat melalui pemanenan air hujan dan konservasi air berbasis komunitas. Program ini mengadopsi pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur penampungan air, meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi air, serta mendorong kolaborasi antara berbagai sektor. Meskipun KRAH menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan resiliensi masyarakat, artikel ini juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi, seperti partisipasi masyarakat yang belum optimal, keterbatasan dana, dan kurangnya integrasi dengan kebijakan jangka panjang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis efektivitas program serta tantangan dan peluang yang ada. Dengan demikian, KRAH diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga model adaptasi berkelanjutan yang dapat diterapkan di daerah lain yang menghadapi masalah serupa.

 

91 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2025
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Rolland Henry Jordan Mangilomi
Penerbit: IPDN Kemnetrian Dalam Negri
Lisensi: Publik
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 1
# Hal: 15 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

40
Gender, Development and Disasters
39
Pedoman Pengintegrasian Gender dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan
38
Integrasi Pencegahan dan Penangangan Kekerasan Berbasis-Gender dalam Situasi Bencana
37
Perlindungan Perempuan Korban Bencana
36
Facing Change: Gender and Climate Change Attitudes Worldwide
35
Mengintegrasikan Gender dalam Aksi Iklim: Peluang dan Tantangan Pengarusutamaan Gender di Provinsi Sumatera Selatan
34
Toolkit "Aksi Iklim Orang Muda yang Responsif Gender di Indonesia: Panduan Praktis Implementasi Proyek Komunitas yang Inklusif
33
PEREMPUAN, ALAM, DAN JALAN PERUBAHAN: Ketika Perempuan Memimpin di Tengah Krisis Iklim
32
Laporan Kajian Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim Berdasarkan pada Pengetahuan Lokal Masyarakat di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat
31
Perubahan Iklim, Perjanjian Paris dan Nationally Determined Contribution.
Scroll to Top