Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Diskusi mengenai Suku Lamaholot dan Perubahan Iklim dalam Pengembangan Tanaman Malapari di NTT

Deskripsi:

Artikel ini membahas keterkaitan antara masyarakat adat Suku Lamaholot dengan perubahan iklim, khususnya melalui pengembangan tanaman Malapari (Pongamia pinnata) di Lembata, Nusa Tenggara Timur. Diskusi menekankan peran masyarakat lokal dalam mitigasi karbon, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta penguatan pengetahuan lokal untuk adaptasi iklim.

24 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2023
Bahasa: Bahasa Indonesia
Penulis: Posma Sariguna Johnson Kennedy
Penerbit: Jurnal IKRAITH-ABDIMAS
Lisensi: Publik
ISBN/ISSN: P-ISSN 2654-5721
Format: PDF
Ukuran File: 1
# Hal: 8 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

Cover Lenting Juli (10)
Peran Teknik Sipil dalam Mitigasi Resiko Bencana
Cover Lenting Juli (9)
Panduan Pelaksanaan KKN DESTANA/KELTANA dan PKD (Penilaian Ketangguhan Desa (Video Disertai JBI)
Cover Lenting Juli (8)
Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar di Provinsi NTT
Cover Lenting Juli (7)
Aspek-aspek Hukum Partisipasi Masyarakat dalam Pembentukan Peraturan Daerah dan Peraturan Desa di Nusa Tenggara Timur
Cover Lenting Juli (6)
Bridging gaps: Integrating gender into climate-responsive Disaster Risk Management
Cover Lenting Juli (5)
Pangan Lokal untuk Adaptasi Perubahan Iklim
Cover Lenting Juli (3)
Ecosystem-based adaptation: a handbook for EbA in mountain, dryland and coastal ecosystems
Cover Lenting Juli (2)
Integrasi Isu Perubahan Iklim dalam Dokumen Perencanaan (RPJMD) Provinsi NTT
Cover Lenting Juli (1)
Kaji Ulang RAN API: Kajian Basis Ilmiah Proyeksi Iklim Atmosferik
Cover Lenting Juli (72)
Kearifan Lokal Masyarakat Adat dalam Menjaga Ketahanan Pangan melalui Tradisi Rewa`Ng Plea (Studi Kasus Desa Daniwato Kecamatan Solor Barat Kabupaten Flores Timur)
Scroll to Top