Layanan Repositori Pengetahuan dan Data Bencana NTT

FPRB Provinsi Nusa Tenggara Timur

Building Indonesia’s Resilience to Disaster: Experiences from Mainstreaming Disaster Risk Reduction in Indonesia Program

Deskripsi:

Laporan ini mendokumentasikan pengalaman dan capaian Program Mainstreaming Disaster Risk Reduction (DRR) in Indonesia yang merupakan kolaborasi Pemerintah Indonesia, Bank Dunia, dan Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (GFDRR).
Laporan menjabarkan lima pilar utama penguatan ketahanan bencana: identifikasi risiko, kesiapsiagaan, pengurangan risiko, perlindungan finansial, dan pemulihan tangguh, dengan studi kasus dari berbagai wilayah Indonesia. Dokumen ini juga menyoroti pelajaran penting dari implementasi kebijakan, integrasi PRB ke dalam pembangunan nasional, dan penguatan tata kelola serta pembiayaan risiko bencana.

49 Downloads

Topik tematik:

Jenis Arsip:
Tahun terbit: 2016
Bahasa: Bahasa Inggris
Penulis: Iwan Gunawan, Suryani Amin, Mohammad Fadli, Yantisa Akhadi
Penerbit: The World Bank Office Jakarta, GFDRR (Global Facility for Disaster Reduction and Recovery)
Lisensi: Hak Cipta Terdaftar
ISBN/ISSN: –
Format: PDF
Ukuran File: 24
# Hal: 348 halaman

Arsip pengetahuan lain yang berkaitan:

40
Gender, Development and Disasters
39
Pedoman Pengintegrasian Gender dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan
38
Integrasi Pencegahan dan Penangangan Kekerasan Berbasis-Gender dalam Situasi Bencana
37
Perlindungan Perempuan Korban Bencana
36
Facing Change: Gender and Climate Change Attitudes Worldwide
35
Mengintegrasikan Gender dalam Aksi Iklim: Peluang dan Tantangan Pengarusutamaan Gender di Provinsi Sumatera Selatan
34
Toolkit "Aksi Iklim Orang Muda yang Responsif Gender di Indonesia: Panduan Praktis Implementasi Proyek Komunitas yang Inklusif
33
PEREMPUAN, ALAM, DAN JALAN PERUBAHAN: Ketika Perempuan Memimpin di Tengah Krisis Iklim
32
Laporan Kajian Kerentanan Terhadap Perubahan Iklim Berdasarkan pada Pengetahuan Lokal Masyarakat di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat
31
Perubahan Iklim, Perjanjian Paris dan Nationally Determined Contribution.
Scroll to Top